Mengatasi Rintangan

Mengatasi Rintangan -  Kelas BNA (Belajar Menulis Artikel), adalah kelas belajar menulis artikel online via aplikasi whatsapp yang dimentori oleh coach Wildan Fuady. Kelas ini free alias gratis. Namun ilmu yang didapat luar biasa bermanfaat buat saya. Kelas ini memiliki beberapa level dari level 1 sampai level 4. Ditiap level terdapat beberapa tugas yang harus dikerjakan oleh  peserta dan ada batas waktunya, jika tidak mengerjakan maka tidak naik ke level berikutnya.




Alhamduillaah saya sudah berada di level 4 (akhir). Sedikit mereview beberapa tugas ditiap levelnya. Di level 1, peserta ditugaskan untuk membuat blog menggunakan blospot atau wordpress, dan menulis artikel Belajar MenulisArtikel, di level 2 peserta diberikan materi mengenai membuat blog dan optimasi dasar  untuk blog, dan ditugaskan menulis artikel mengenai Belajar Ngeblog, serta mengganti template blog yang sudah peserta buat dengan yang dianjurkan oleh sang mentor, lalu di level 3 yang menurut saya level yang paling membuat saya senewen, kenapa sampe senewen? Karena dilevel ini peserta biberikan materi mengenai bagaimana menulis artikel yang menarik. Menurut saya level ini yang paling berat diantara level-level tersebut. Karena di level 3 peserta ditugaskan membuat 3 materi yang saling berhubungan (ngelink) yang mana menggunakan script program. Berpikir lebih keras harus memikirkan materi apa yang akan ditulis dan juga memikirkan script program.

Pada saat mengerjakan tugas di level 3, saya menghadapi kendala yang mana laptop saya harus diinstal ulang ketika laptop sedang diinstal ulang, HP saya pun harus diservice. Pada saat itu rasanya ingin menyerah karena sudah mendekati batas akhir saya  belum mengerjakan tugas-tugas tersebut.  Disaat berpikir ingin menyerah, saya luruskan niat kembali seraya berdoa meminta kemudahan dalam menuntut ilmu, dan alhamdulilah saya lolos ke level 4.

Dan akhirnya sampailah saya di level 4, di level ini peserta diberikan materi bagaimana menulis materi menggunakan Google Keyword Planner dan Google Console. Yang mengherankan di level 4 ini, mayoritas dari teman-teman tidak dapat membuka link google keyword planner, dan alhamdulillah saya diberi kemudahan oleh-Nya dapat membuka link tersebut. Ingin sekali rasanya membantu teman-teman, agar kami dapat lulus bersama, tetapi apalah daya saya juga kurang paham letak kesalahannya. Maafkan yah teman-teman.

“ Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mempermudah baginya jalan menuju surga” (H.R Muslim)

Banyak hikmah yang saya dapat selama mengikuti kelas ini selama sebulan Jangan  pernah berhenti  untuk belajar, never stop learning. Memang benar kalau belajar itu tidak ada batasannya, tidak pandang umur dan waktu untuk belajar, bahkan belajar bisa dimanapun. Selama hampir sebulan “dipaksa” untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. semua peserta di level 3 dapat menyelesaikannya. Semangat yang patut diacungi jempol.


Kelas BNA ini memang melatih mental juga, yang tidak siap dengan tugas-tugasnya maka akan gugur di tengah jalan bahan sudah ada yang menyerah sebelum level 4 berakhir, namun yang siap akan berhasil dan menyelesaikan semua tugas.

Berada di lingkungan penulis, bertemu dengan penulis, in sya Allah akan jadi penulis juga, karena lingkungan akan membentuk kita.

Aktivitas menulis memang takboleh sederhana. pujian atas eloknya diksi, sanjungan pada istimewanya alur cerita bukan apa-apa jika dibandingkan dengan tanya sederhana, “kebaikan apa yang kau hasilkan dari sana?” Tetapi itu bukan sebuah tanya sederhana. itu ruh yang seharusnya menjadi kekuatan pada tiap kata. menghuni bebaris kalimat yang indah tercipta.


“Pena telah diangkat dan tinta telah kering. Ketetapan Allah berlaku mutlak dan tak dapat diubah. Kecuali dengan doa. Lalu kita mengambil hikmahnya."
Menulis hanya perlu berlatih dan terus berlatih, menulis dan terus menulis. bahkan seringkali kita harus menyingkirkan apa itu menarik atau tidak. apa itu sudah sempurna atau belum. akan tetapi menulis adalah juga pekerjaan hati, ia yang berasal dari hati maka akan sampai pula ke hati. sebab hati hanya bisa dibaca oleh hati. takperlu khawatir akan ada yang membacanya atau tidak.
Karena tulisan itu akan menemukan pembacanya sendiri. Bahkan bisa saja dengan hikmah yang berbeda yang tertangkap di setiap kepala.

Menulis bagian dari nafas kehidupan, karena dengan menulis orang tidak perlu bertanya "Siapa kamu" dan menunggu jawaban langsung. Namun cukup dengan membaca tulisan kita, orang akan mengetahui apa seperti apa karakter penulisnya. 



Related Posts

9 komentar

  1. Keren, lolos sampai level 4 tapi jangan lupa tulisannya self editing dulu biar tambah kece

    BalasHapus
  2. Semangat pantang menyerah, bisa lolos tahap akhir level...πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  3. Semangat pantang menyerah mba πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  4. Semangat pantang menyerah euy ����

    BalasHapus
  5. Mangaaaats pantang menyerah 😍

    BalasHapus
  6. Mangaaaats pantang menyerah 😍

    BalasHapus
  7. Mangaaaats mbaa��

    BalasHapus
  8. Udah keren tulisannya.. tinggal di rapihkan saja (h)

    BalasHapus
  9. Bagus banget jadi termotivasi ingin menulis😍

    BalasHapus

Posting Komentar