Ukhuwah


Banyak cara kerinduan itu diterjemahkan.
Ada banyak hal lalu lalang dan pergi.
Ada banyak hal pula beranjak meninggalkan.
Mungkin ini yang nantinya bernama rindu.
Ketika satu episode kehidupan terlampaui ...
Maka perlahan akan tumbuh rindu pada episode kemarin.
Ketika salah satu sahabat pergi dan tak lagi berjuang bersama
Maka tumbuh rindu pada moment bersamanya.
Bersama dalam lingkaran cintaNya.


Kerinduan itu seperti doa yang tak terhenti.
Seperti sebuah pengharapan yang tak berujung.
Seperti laut kepada langit


Laut yang tak pernah meninggalkan pantainya meski ombak memaksanya untuk menjauh
Pun begitu pula dengan langit, yang tak pernah meninggalkan mataharinya meski malam berganti.
Seberapa jauh engkau pergi, meski banyak episode kehidupan telah dilalui
Tak akan pernah ia meninggalkanmu dalam doa

Karena doa adalah bahasa terindah yang bisa menjadi pertemuan tanpa bertatap.
Bukankah ini hanya perpisahan raga, namun bukan perpisahan hati ?
Perpisahan itu bukanlah karena jarak yang jauh, juga bukan karena ditinggal pergi. Bahkan kematianpun bukanlah sebuah perpisahan, sebab di akhirat akan bertemu kembali.
Perpisahan yang sesungguhnya adalah ketika satu diantaranya masuk surga, sedangkan yang lainnya terjerembab ke neraka
.
Kita bertemu kemudian berpisah, entah bertemu lagi atau tidak itu tidak menjadi penting,
jika hati sudah terhubung dalam frekuensi keimanan yang serupa
Selamat berbahagia dimanapun jalan yang sedang engkau tempuh..

Related Posts

Posting Komentar